Open Ended Play Dapat Memperkenalkan Anak pada Matematika

  • Share

MATEMATIKA bukanlah sekAdar angka. Ketika kita akan mulai memperkenalkan matematika kepada anak, penting bagi kita untuk memahami konsep-konsep matematika yang lain seperti mengenal pola, mengukur, memprediksi, membangun, dan mengidentifikasi permasalahan, dan mencari solusinya.

Terdengar sulit memang jika kita hanya membaca dan memperkenalkannya dengan cara konvensional seperti  melalui papan tulis dan buku. Namun, kita bisa memperkenalkannya melalui sebuah permainan. Open Рended play dapat menjadi solusi dari problematika yang dihadapi orangtua saat mulai memperkenalkan matematika.  Nah kita sekarang akan melihat bagaimana open-ended play dapat membantu anak berkenalan dengan matematika.

.

Membuat Rancangan bangunan

Anak biasanya akan berimajinasi untuk membangun sebuah bangunan ketika bermain open-ended play. Imajinasi itu kemudian akan berkembang menjadi sebuah bentuk yang nyata melalui proses berfikir anak. Pada saat inilah anak akan mulai memperkirakan dan menghitung berapa jumlah material yang dibutuhkan dan juga membuat konsep dan cara membangun bangunan tersebut.

Menyusun

Menyusun adalah kegiatan yang tidak pernah dilewatkan dalam open-ended play. Setelah selesai merancang bangunan anak akan mulai ketahap selanjutnya yaitu menyusun. Ketika menyusun sebuah material anak memerlukan fokus untuk menyusun material hingga menjadi sebuah bangunan, termasuk didalamnya yaitu membuat pola bentuk dan juga pola warna untuk diterapkan pada bangunan yang anak buat.

Kegagalan

Seringkali ketika bermain open-enden play anak menemukan kegagalan ketika menyusun atau membangun sesuatu. Bangunan yang dibuat dapat jatuh maupun hancur. Dari hal tersebut anak akan belajar untuk mengidentifikasi masalah dan membuat solusi dari pemasalahan tersebut. (rls)

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *